Budidaya Strawberry dan perawatanya

 

Asalamualaikum wr.wb dan sejahtera bagi sahabat pertanianpeternakan11.blogspot.com. Sahabat bagaimana kabar kalian saya yakin kalian semua pastinya sehat kan??Sahabat untuk kesempatan kali ini mari kita belajar bagaimana budidaya buah yang satu ini strawberry ya strawberry.Prospek agribis strawberry di Indonesia saat ini dilihat cukup cerah dilihat dari daya serap pasar serta permintaan dunia dari tahun ke tahun yang makin meningkat.


1.Syarat Pertumbuhan 

Lama penyinaran matahari 8-10 jam/hari.Dengan Curah hujan berkisar 600-700 mm/tahun.Suhu udara optimum antara 17°C-20°C dan suhu udara minimum antara 4°C-5°C dengan kelembapan udara 80%-90%.Untuk ketinggian tempat yang ideal 1000-2000 mdpl.

2.Pengolahan Lahan

Sebelum di bajak lahan di genangi air lebih dahulu semalam.Keesokan harinya dilakukan pembajakan sedalam 30 cm.Setelah itu tanah di keringkan baru di haluskan.

3.Pembentukan Bedengan 

Bentuk bedengan dengan ukuran lebar 80-120 cm,tinggi 30-40 cm,jarak antar bedengan 60 cm dengan panjang menyesuaikan keadaan lahan.

4.Pengapuran

Berikan dolomit sekitar 100-200 kg untuk 1000 m² sesuai kondisi lahan

5.Pemupukan Dasar

Taburkan pupuk Urea 20 kg + TSP 25 kg + KCL 10 kg dan pupuk kandang 2-3 ton untuk 1000 m².

6.Pemasangan Mulsa

Pemasangan mulsa plastik pada saat matahari terik supaya mulsa bisa memuai sehingga dapat tepat menutup bedengan dengan tepat.

7.Pembuatan Lubang Tanam 

Diameter lubang kurang lebih 10 cm,dengan jarak lubang 30-50 cm.Model penanaman bisa berupa dua baris berhadapan hadapan membentuk segi empat.

8.Cara Penanaman 


Pindahkan bibit beserta medianya,sebaiknya bibit di kondisikan selama sebulan sebelum tanam di kebun,dan saat tanam usahakan perakaran tidak rusak saat membuka polybag.

9.Penyulaman

Penyulaman paling lambat 15-30 hari setelah tanam,waktu yang bagus adalah di sore hari dan segera di siram. 

10.Penyiangan

Penyiangan dilakukan pada gulma/rumput liar yang menyaingi kehidupan tanaman.

11.Pemangkasan

Dilakukan pada sulur yang kurang produktif,rimbun,serta pada Bunga pertama untuk mendapatkan buah yang prima atau yang terbaik.

11.Pemupukan Susulan 

Pupuk diberikan pada saat umur 1,5-2  bulan setelah tanam dengan NPK (16-16-16) Sebanyak 5 kg yang dilarutkan dalam 200 liter air,kemudian di kocorkan sebanyak 350-500 cc/tanaman.Pemupukan tergantung juga jenis dan kondisi tanah tersebut.


PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT 

A.HAMA


1.Kutu daun (Chaetosiphon fragaefolii)

Bagian yang diserang adalah permukaan daun bagian bawah,kuncup bunga,pucuk atau batang muda.Gejala yang ditimbulkan pucuk atau daun menjadi keriput,keriting,kadang kadang pembentukan daun atau buah terhambat.

2.Tungau (Tetranynichus sp-Tarsonemus sp)

Bagain yang diserang adalah daun,tangkai,dan juga buah.Gejala yang ditimbulkan daun timbul bercak kuning,coklat,keriting akhirnya daun rontok.

3.Kumbang penggerek bunga (Anthonomus rubi).Kumbang penggerek akar (Othiorhychus rugosostriatus,Kumbang penggerek batang (O.Sulcatus).

Gejala serangan adanya bubuk berupa tepung pada bagian yang digereknya.


B.Penyakit 

1.Layu verticillium (Verticillium dahliae)

Bagian yang diserang mulai dari akar,daun,hingga tanaman.Gejala yang ditimbulkan daun yang terinfeksi mula mula berwarna kuning hingga kecoklatan,serangan berat akan mengakibatkan kematian pada tanaman.Pengendalianya perbaikan drainase dan sanitasi kebun.

2.Busuk Buah matang atau Ripe Fruit Rot ( Colletotricum fragariae Brook) Busuk Rhizopus/Rhizopus spot ( Rhizopus stolonifer)

Bagian yang di serang adalah buah,Dengan gejala yang ditimbulkan RFR yang khas pada buah yang masak saja dengan buah busuk disertai masa spora berwarna merah jambu.Pada RS buah busuk,lunak,berair,bila di pijit akan keluar cairan keruh.Pengendalianya musnahkan buah yang sudah terinfeksi,perbaiki drainase kebun,pemasangan mulsa,rotasi tanaman.

3.Busuk akar (Idriella lunata,Phytium ulmatum,Rhizoctonia solani)

Bagian yang di serang adalah akar tanaman.Gejala yang ditimbulkan menyebabkan ujung ujung akar tanaman berwarna hitam dan busuk,Sedangkan Phytium mengakibatkan batang batas akar di permukaan tanah busuk berwarna coklat hingga hitam.Sementara jamur Rhizoctania mengakibatkan sistem perakaran busuk kebasah basahan.Pengendalianya cabut dan musnahkan tanaman yang terserang berat,tambahkan kapur untuk tanah,serta rotasi tanaman dan perbaikan drainase.

4.Empelur merah ( Phytophthora fragrariae )

Bagian yang diserang adalah perakaran tanaman.Dengan gejala yang ditimbulkan tanaman kerdil,daun tidak segar bahkan bisa layu,bila di amati akar dan pangkal batang yang terinfeksi pada empelurnya akan berwarna merah.Penyakit ini mengakibatkan serangan hebat pada kondisi drainase jelek dan masam/pH rendah.Pengendalianya perbaiki drainase,Pengapuran tanah,rotasi tanaman,gunakan bibit yang sehat dan hindari luka mekanis pada pemeliharaan serta musnahkan tanaman yang terinfeksi berat.

Catatan:Jika pengendalian dengan cara alami belum mengatasi bisa menggunakan pestisida kimia yang di anjurkan.


PANEN

Tanaman strawberry mulai berbunga pada umur 2 bulan setelah tanam.Tapi pembuahan atau pembungaan pertama sebaiknya dibuang atau di pangkas karena belum bisa berproduksi secara optimum.Setelah tanaman berumur 4 bulan mulai di arahkan untuk lebih produktif berbunga dan berbuah.Panen dilakukan dengan di petik atau di gunting  Bagian tangkai buah beserta kelopaknya dan dilakukan secara periodik dua kali seminggu 

Sahabat dengan artikel diatas kita sudah belajar bagaimana budidaya strawberry dan perwatanya semoga bisa membantu sahabat pertanianpeternakan11.blogspot.com 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara budidaya Nilam

Pengendalian Gulma Secara Kimiawi

Teknis Budidaya Udang